Sabtu, 12 Mei 2012

Perjuangan dalam Mempertahankan Kemerdekaan


>>Perjuangan dalam Mempertahankan Kemerdekaan<<

Perjuangan mempertahankan kemerdekaan tidak lebih ringan dibadingkan dengan perjuangan dalam mencapai kemerdekaan. Sejak dibacakannya Teks Proklamasi rakyat Indonesia menghadapi beberapa cobaan. Cobaan ini berasal dari bangsa Indonesia sendiri maupun yang berasal dari bangsa lain. Persatuan dan kesatuan bangsa diuji kekuatannya dalam rangka mempertahankan proklamasi Republik Indonesia. 
Bentrokan dengan tentara Jepang yang masih merasa sebagai penguasa serta kedatang sekutu merupakan masalah pertama. Seandainya tugas tentara dijalankan sesuai dengan apa yang tercantum dalam gabaungan perjanjian sebenarnya tidak akan menimbulkan bentrokan-bentrokan dengan pejuang Indonesia.
Berkat perjuangan yang gigih dan tidak mengenal lelah, wakil pemerintah kita melalui KMB tanggal 27 Desember 1949 berhasil memperoleh pengakuan kedaulatan walaupun dalam bentuk Negara serikat.
Untuk pelaksanaan Negara RIS digunakan UUD RIS 1949 yang berlaku untuk seluruh wilayah RIS. Sedangkan untuk Negara bagian RI (Yogyakarta) tetap menggunakan UUD 1945
Untuk menegakkan demokrasi dan menyatukan perbedaan ideologi pada tahun 1955 diselenggarakan pemilu 1 untuk memilih anggota DPR dan anggota konstituante yang mempunyai tugas pokok menyusun dan menetapkan UUD Negara yang baru. Karena dirasa konstituante ini tidak mampu melaksanakan tugas pokoknya maka tanggal 5 Juli 1959 Presiden Soekarno mengeluarkan dekrit presiden untuk kembali kepada UUD 1945. mulai masa inilah paham komunis dapat tumbuh subur dan akibat kelalaian bangsa Indonesia terjadilah tragedi nasional G30 S/PKI yang merupakan tonggal awal pemerintahan orde baru.

0 komentar:

Poskan Komentar